2 Pasien Gizi Buruk Dirawat di RS Aloei Saboe

Kompas.com - 15/01/2009, 16:24 WIB

GORONTALO, KAMIS — Dua pasien yang menderita gizi buruk masing-masing Putri Ibrahim (2), warga Kota Gorontalo, dan Sultan Tanaijo, warga Kabupaten Gorontalo Utara, dirawat di Rumah Sakit Aloei Saboe.
 
Kedua balita tersebut dirujuk ke rumah sakit karena sudah beberapa bulan mengalami penyusutan berat badan yang drastis disertai demam, diare, dan sesak napas.
 
"Anak saya beratnya hanya 7,5 kilogram meski sudah berumur dua tahun dan hingga saat ini belum bisa jalan bahkan duduk. Menurut dokter, anak saya gizi buruk," ujar Hartati Luawo (29), orangtua pasien Putri Ibrahim.
 
Menurut dia, meski mendapat asupan ASI, kondisi anak pertamanya tersebut tak kunjung membaik dan bahkan mengalami penyusutan berat badan.
 
Putri yang saat ini dirawat intensif oleh dokter anak tersebut sejak lahir hingga saat ini  belum bisa berbicara dan hanya bisa menangis meski sudah berusia dua tahun.
 
Sama halnya dengan Putri, balita lainnya, yakni Sultan Tanaijo, yang berusia dua bulan, juga terpaksa dirawat intensif dalam dua puluh hari terakhir karena kondisinya kian memburuk.
 
Putra pasangan Yusna Palawaji (20) dan Alvian Tanaijo (30) tersebut hanya memiliki berat badan 1,5 kilogram dan mengalami infeksi saluran pernapasan.
 
"Awalnya Sultan hanya sesak napas, tapi makin hari tambah kurus dan kepalanya agak membesar," kata Yusna yang mengaku sejak lahir tak pernah memberikan ASI untuk buah hatinya.
 
Ia menambahkan, menurut keterangan dokter, putranya kekurangan cairan sehingga mengakibatkan kepala membesar.
 
Meski termasuk peserta Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas), orangtua kedua pasien berharap agar pihak rumah sakit memberikan pengobatan maksimal agar kondisi anaknya cepat membaik.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau